Proteksindo
Asuransi Kesehatan

Asuransi Penyakit Kritis: Cara Kerja Santunan, Masa Tunggu, dan Masa Bertahan Hidup

Tim Edukasi Proteksindo ยท Diperbarui

Asuransi Penyakit Kritis: Cara Kerja Santunan, Masa Tunggu, dan Masa Bertahan Hidup
Ilustrasi Proteksindo (gambar dibuat dengan AI)

Poin penting

  • Asuransi penyakit kritis membayar santunan sekaligus saat diagnosis memenuhi definisi di polis, bukan mengganti tagihan rumah sakit.
  • Umumnya ada masa tunggu sejak polis berlaku dan kadang masa bertahan hidup setelah diagnosis.
  • Definisi setiap penyakit di polis menentukan apakah klaim bisa dibayar.

Biaya pengobatan penyakit berat seperti kanker, stroke, atau serangan jantung tidak hanya soal tagihan rumah sakit. Ada penghasilan yang hilang selama masa pengobatan, biaya transportasi, perawatan di rumah, hingga penyesuaian gaya hidup. Asuransi penyakit kritis dirancang untuk kebutuhan seperti ini.

Bagaimana cara kerjanya

Berbeda dengan asuransi rawat inap yang mengganti biaya perawatan, asuransi penyakit kritis membayar santunan sekaligus atau lump sum saat tertanggung didiagnosis menderita penyakit yang tercantum di polis dan memenuhi definisinya. Uang ini bebas dipakai sesuai kebutuhan.

Asuransi penyakit kritis bisa berdiri sendiri atau ditambahkan sebagai manfaat tambahan (rider) pada asuransi jiwa.

Istilah yang perlu dipahami

  • Masa tunggu: periode sejak polis berlaku ketika diagnosis penyakit kritis belum bisa diklaim. Tujuannya mencegah orang membeli polis setelah merasa sakit.
  • Masa bertahan hidup: sebagian produk mensyaratkan tertanggung masih hidup dalam jangka waktu tertentu setelah diagnosis agar santunan dibayarkan.
  • Definisi penyakit: setiap penyakit memiliki kriteria medis, misalnya tingkat keparahan atau tindakan tertentu. Diagnosis yang tidak memenuhi kriteria ini bisa membuat klaim ditolak.
  • Tahap penyakit: beberapa produk membayar sebagian santunan untuk tahap awal dan sisanya untuk tahap lanjut.

Berapa santunan yang dibutuhkan?

Patokan yang sering dipakai adalah penghasilan beberapa tahun, karena pemulihan dari penyakit berat bisa memakan waktu lama. Pertimbangkan juga biaya yang tidak ditanggung asuransi kesehatan, seperti obat tertentu, perawatan di rumah, atau biaya pendamping.

Kesalahan yang sering terjadi

  1. Tidak jujur soal riwayat kesehatan. Ketidaksesuaian data bisa menjadi alasan klaim ditolak atau polis dibatalkan.
  2. Mengira semua kanker ditanggung. Definisi tahap penyakit sangat menentukan.
  3. Melewatkan masa tunggu. Klaim yang diagnosisnya muncul dalam masa tunggu umumnya tidak dibayar.

Sebelum membeli, minta daftar penyakit yang ditanggung beserta definisinya, lalu tanyakan bagian yang tidak jelas kepada perusahaan asuransi.

Tanya jawab

Apakah santunan penyakit kritis bisa dipakai untuk apa saja?

Umumnya bisa, karena dibayarkan sebagai uang tunai sekaligus. Banyak orang memakainya untuk menutup penghasilan yang hilang selama pengobatan dan pemulihan.

Apakah penyakit yang sudah ada sebelum membeli polis ditanggung?

Umumnya tidak. Kondisi yang sudah ada sebelumnya biasanya masuk pengecualian. Ungkapkan riwayat kesehatan dengan jujur saat mengisi formulir.

Berapa lama masa tunggu penyakit kritis?

Berbeda di setiap produk. Cek angka pastinya di polis atau RIPLAY.

Sumber rujukan

Artikel ini bersifat edukasi umum dan bukan rekomendasi produk. Ketentuan setiap produk dapat berbeda, jadi rujuk polis dan RIPLAY dari perusahaan asuransi.